Bank Mandiri Kolaborasi dengan APERSI Genjot KPR

Bank Mandiri memperkuat kolaborasi dengan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) mempermudah akses kepemilikan rumah bagi nasabah. (Foto: Bank Mandiri)
Bank Mandiri memperkuat kolaborasi dengan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) mempermudah akses kepemilikan rumah bagi nasabah. (Foto: Bank Mandiri)

RM.id  Rakyat Merdeka – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memperkuat kolaborasi dengan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) mempermudah akses kepemilikan rumah bagi nasabah, salah satunya dengan menggenjot penyaluran KPR (Kredit Pemilikan Rakyat).

Per akhir Februari 2024 total penyaluran KPR Bank Mandiri telah mencatat pertumbuhan 35,4 persen secara year on year (yoy) dengan kualitas kredit yang terjaga. 

Direktur Jaringan & Retail Banking Bank Mandiri Aquarius Rudianto menjelaskan, kolaborasi ini menjadi upaya Bank Mandiri untuk memenuhi seluruh kebutuhan stakeholder.

Termasuk dalam hal ini terkait pembangunan properti dan fasilitas pembiayaan kredit perumahan. 

Dengan menggabungkan keahlian Bank Mandiri dan APERSI, kerja sama ini dirancang untuk menciptakan solusi inovatif dan berkelanjutan bagi masyarakat. 

“Ini adalah upaya kami yang signifikan untuk menyediakan solusi inovatif bagi masyarakat dengan memaksimalkan potensi dan peluang yang ada,” ucapnya, Jumat (15/3/2024).

APERSI merupakan salah satu asosiasi pengembang terbesar dengan total lebih dari 3.500 pengembang dan 27 DPD (Dewan Pengurus Pusat) yang tersebar di seluruh Indonesia yang konsisten memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan properti di Tanah Air. 

Hal ini terlihat dengan jumlah kontribusi penyediaan dan penyaluran perumahan subsidi lewat APERSI yang mencapai 66 ribu unit di tahun 2023. 

Aquarius mengatakan, konsistensi tersebut selaras dengan Bank Mandiri sebagai salah satu BUMN (Badan Usaha Milik Negara), sejak awal berkomitmen untuk membantu memenuhi kebutuhan hunian masyarakat melalui penyaluran KPR, baik subsidi maupun non-subsidi. 

“Tanpa terkecuali pemenuhan kebutuhan rumah bersubsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui penyaluran KPR FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan),” katanya.

Sepanjang tahun 2023 lalu Bank Mandiri telah menyalurkan 3.684 unit KPR berskema FLPP.

Lewat kolaborasi dengan APERSI, Bank Mandiri optimis penyaluran KPR FLPP dapat terus ditingkatkan untuk mengurangi backlog perumahan di Indonesia. 

Dalam mewujudkan hal ini, bank berkode emiten BMRI ini juga memanfaatkan platform digital untuk memasarkan KPR dan menghadirkan solusi kebutuhan transaksi bagi masyarakat melalui Super Apps Livin’ by Mandiri. 

Aquarius menuturkan, hal tersebut sesuai dengan keinginan Bank Mandiri yang bertujuan menjadi top of mind atas segala solusi layanan perbankan di seluruh lapisan masyarakat.

 “Selain itu, Bank Mandiri juga bertujuan akan menjadi urban everyday banking yang dapat melayani kebutuhan keuangan dan menghadirkan solusi bisnis yang terintegrasi,” ujarnya.

Melalui serangkaian strategi dan kolaborasi, Bank Mandiri optimistis pertumbuhan di tahun 2024 mampu melampaui pencapaian di tahun lalu.https://tahapapun.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*