Tak Ada Lagi Honorer, 419.146 Formasi PPPK bagi Guru Dibuka Tahun 2024

tak-ada-lagi-honorer-419-146-formasi-pppk-bagi-guru-dibuka-tahun-2024

Presiden Jokowi menghadiri peringatan HUT ke-78 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2023 di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (25/11/2023). Pemerintah menargetkan bisa merekrut 1 juta guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hingga akhir 2024. (Sumber: BPMI Setpres)

Penulis : Rizky L Pratama | Editor : Desy Afrianti

JAKARTA, KOMPAS.TV – Pemerintah akan membuka 419.146 formasi PPPK bagi guru pada Rekrutmen ASN tahun 2024.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nunuk Suryani lewat kanal live IG bertajuk ”Ngopi Bareng Bu Nunuk” tentang ASN PPPK Guru, Jumat (5/1/2024) kemarin.

Dengan jumlah formasi tersebut, maka guru non-ASN atau honorer sudah tidak ada lagi di sekolah negeri mulai tahun ini.

Sisa guru non-ASN di sekolah negeri saat ini sekitar 200.000 guru. Sementara untuk tenaga kependidikan di sekolah, seperti pustakawan, laboran, atau tenaga administrasi, akan masuk dalam perekrutan tenaga teknis dalam Rekrutmen ASN 2024.

Diketahui, Kemendikbudristek mengajukan formasi sekitar 87.000 tenaga kependidikan berstatus ASN PPPK dari formasi sekitar 457.000 orang yang dibuka Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpanrb) tahun ini.

”Ini tahun terakhir, tidak boleh ada guru honorer di satuan pendidikan negeri,” kata Nunuk dikutip dari Kompas.id.

“Seharusnya, kan, November tahun 2023, tetapi diperpanjang. Beban untuk menjadikan guru non-ASN sebagai PPPK kami harapkan bisa lunas tahun ini. Jadi, kami terus berupaya untuk bisa melakukan seleksi secara maksimal sesuai formasi,” ujarnya.

Baca Juga: Rekrutmen CPNS 2024 Dibuka 2,3 Juta Posisi, Berikut Rincian Formasinya

Nunuk optimis formasi tahun 2024 dapat terpenuhi, terutama di daerah yang membutuhkan lebih banyak guru PPPK. Sesuai peraturan, seleksi dapat dilakukan hingga tiga kali. 

Selain itu, Kemendikbudristek juga telah menetapkan Ruang Talenta Guru khusus bagi mereka yang lulus seleksi PPPK dan lulusan pendidikan profesi guru.

Nunuk menyatakan bahwa pemerintah bertekad menyelesaikan pengangkatan guru PPPK untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta mengangkat martabat dan kebanggaan profesi guru. 

”Jadi, tidak ada lagi guru non-ASN, mereka mendapatkan gaji layak,” ujarnya.

“Kalau sudah menjadi ASN PPPK, ada akselerasi bagi pendidikan profesi guru dalam jabatan sehingga guru mendapat gaji dan tunjangan sertifikasi guru. Peningkatan kesejahteraan dan kejelasan jenjang karier ini agar guru semakin fokus pada kualitas pembelajaran,” ujarnya.

Penyelesaian rekrutmen satu juta guru pada tahun 2024 menyisakan sekitar 12.000 guru yang lulus nilai ambang batas, dikenal sebagai Prioritas 1 (P1). Mereka belum dapat ditempatkan karena tidak ada formasi yang tersedia pada tahun sebelumnya.

Pada tahun 2023, sebanyak 230.707 guru PPPK diterima. Saat ini, jumlah total guru non-ASN yang menjadi ASN PPPK hampir mencapai 800.000 guru. 

Untuk mencapai target https://sisipkan.com/ satu juta guru, sebenarnya dibutuhkan sekitar 200.000 guru. Namun, rekrutmen tahun ini lebih difokuskan pada penggantian guru yang pensiun. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*