Japan Airlines Ternyata Dapat Izin Mendarat Sebelum Tabrakan di Landasan dan Terbakar Habis

japan-airlines-ternyata-dapat-izin-mendarat-sebelum-tabrakan-di-landasan-dan-terbakar-habis

Bangkai pesawat Japan Airlines yang terbakar terlihat di bandara Haneda pada Rabu, (3/12024), di Tokyo, Jepang. Pesawat penumpang besar dan pesawat penjaga pantai Jepang bertabrakan di landasan pacu Bandara Haneda Tokyo pada hari Selasa dan terbakar, menewaskan beberapa orang di dalam pesawat penjaga pantai (Sumber: AP Photo)

Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Gading Persada

TOKYO, KOMPAS.TV – Pada 2 Januari 2024 saat Japan Airlines Flight 516 mendekati Bandara Haneda Tokyo, segalanya tampak berjalan lancar dalam penerbangan rutin selama 90 menit dari Sapporo, Jepang utara.

Pada pukul 17.43 waktu setempat (15.43 waktu Jakarta), staf menara kontrol memberi tahu pilot Airbus SE A350-900 untuk melanjutkan pendekatan mereka ke Haneda. Satu setengah menit kemudian, penerbangan diberi izin untuk mendarat, seperti yang terdengar dalam rekaman audio di LiveATC.net, pelacak komunikasi bandara.

Namun, kurang dari tiga menit setelah itu, pesawat dengan 379 penumpang di dalamnya terbakar setelah menabrak pesawat De Havilland Canada Dash 8 yang jauh lebih kecil yang dioperasikan oleh penjaga pantai Jepang, tepat saat menyentuh landasan.

“Sedang terjadi kebakaran di landasan 34R,” ujar pembicara yang tidak diidentifikasi.

Tabrakan di landasan 34R, yang juga dikenal sebagai Landasan C, menciptakan bola api di titik dampak. Video kejadian menunjukkan badan pesawat JAL meledak menjadi bola api saat meluncur di landasan hingga berhenti.

Berkat penanganan penyelamatan yang cepat, seluruh 367 penumpang dan 12 kru berhasil dievakuasi, meskipun asap memenuhi kabin A350.

Sayangnya, lima dari enam awak pesawat penjaga pantai yang bersiap-siap untuk misi bantuan gempa bumi tewas, seperti yang diumumkan oleh pemerintah.

Baca Juga: Detik-Detik Pesawat Japan Airlines Terbakar saat Mendarat, 5 Penjaga Pantai Ditemukan Tewas

Sejumlah petugas berada di dekat bangkai pesawat penjaga pantai Jepang yang terbakar terlihat di bandara Haneda pada Rabu, (3/12024), di Tokyo, Jepang.  (Sumber: AP Photo)

Dalam konferensi pers malam itu, pejabat JAL menyatakan yakin bahwa Flight 516 mendapat izin untuk mendarat, meskipun belum dapat menyimpulkan apapun. Belum jelas apakah pesawat penjaga pantai juga mendapatkan izin untuk berada di landasan, karena instruksi terdengar tidak jelas dalam rekaman ATC.

Kemungkinan kesalahan manusia adalah dari pihak maskapai, penjaga pantai, atau pengendali lalu lintas udara atau ATC, menurut analis perjalanan dan penerbangan Jepang, Kotaro Toriumi.

Diperkirakan gangguan di bandara akan berlanjut hingga 3 Januari, dengan puluhan penerbangan dibatalkan, menurut situs web Bandara Haneda.

Pada Selasa malam 2 https://repositoryku.com Januari, Kementerian Transportasi Jepang dan pejabat penjaga pantai mengumumkan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kejadian dan bagaimana bisa dihindari. Dewan keselamatan transportasi kementerian akan menyelidiki apakah ada ketidakpahaman dalam operasi pengendalian lalu lintas udara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*